Hemat Listrik Hemat Energi
Berita dan informasi tentang pemanasan global tentu sudah tidak asing lagi di indera pikir kita. Kejadian yang hampir selalu menjadi buah bibir diskusi-diskusi internasional ini memang semakin mengkhawatirkan. Semakin besarnya kecepatan pencairan es di kutub bumi, meningkatnya suhu di permukaan daratan, dan menipisnya lapisan ozon merupakan beberapa indikator strategis yang bisa masyarakat dunia gunakan untuk semakin menguatkan fakta bahwa pemanasan global semakin mengancam.
Kekhawatiran ini diperburuk dengan kenyataan bahwa penggunaan energi di skala sosial sekecil apapun meningkat drastis. Karena, dalam setiap detik hidupnya, manusia – sebagai komunitas terbesar di muka bumi, terkena gejala yang sangat mematikan, yaitu ketergantungan terhadap energi yang mendukung semua aktivitasnya. Sejak bangun tidur hingga kembali ke tempat tidur, mungkin tidak ada satu pun aktivitas yang bisa mengistirahatkan penggunaan energi sebagai alat bantunya.
Motor, mobil, setrika, kompor gas, handphone, komputer, dan berbagai alat lain mungkin bisa kita anggap sebagai “tangan dewa” yang hadir ke bumi untuk menolong kita dari keruwetan berpikir dalam menyelesaikan urusan kita. Bahkan sering kali ketergantungan ini memberi dampak negatif yang sangat besar terhadap manusia, terutama dari aspek sosio-budaya manusia sebagai makhluk sosial dan berbudaya. Misalnya, suatu penelitian yang terjadi pada awal masa pesatnya perkembangan produksi televisi di Amerika. Menurut penelitian tersebut, sejak adanya televisi, pertemuan antara manusia dengan manusia berkurang sebesar 82 %. Sehingga dengan trend ini, orang – orang yang bertemu di suatu bangsa bukan lagi mewakili sebuah individu makhluk hidup, tapi lebih karena pertemuan antar profesi.
Tentu kita bisa membayangkan bagaimana keadaan saat ini. Karena teknologi yang hadir saat ini jauh lebih cerdas daripada sebuah televisi. Seperti perkembangan internet. Filosofi teknologi yang berusaha menghubungkan setiap manusia dalam suatu media yang sama, telah membuat perubahan yang sangat besar di dalam kehidupan kita hari ini. Dengan internet, hampir tidak ada seorang manusia pun yang tidak terhubung dengan orang lain. Baik melalui situs – situs khusus berdasarkan minat sampai pada jejaring sosial yang sekarang menjadi kebutuhan bagi banyak orang.
Memang, hadirnya teknologi selayaknya membuat hidup manusia semakin mudah. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa semua teknologi yang kita pakai selalu membutuhkan sumber energi yang hampir-hampir tidak bisa terbarukan secara instan? Sebagai contoh, kendaraan yang kita pakai. Sumber energi dari bahan bakar minyaklah yang dengan setia terus menghidupinya. Sampai hari ini alat – alat transportasi yang menggunakan energi non BBM, belum bisa diproduksi secara massal. Meskipun penelitian untuk menghadirkan kendaraan tanpa BBM sudah banyak ditemui di dunia, tetap saja berbagai kendala harus menjadi batu sandungannya. Mulai dari biaya produksi yang cukup pantas dianggap mahal sampai masalah ketidakpercayaan konsumen di dalam penggunaan produk yang akan dibuat.
Padahal, seperti yang kita ketahui, bahwa bahan bakar berupa minyak adalah hasil evolusi dari fosil – fosil makhluk hidup yang telah tertimbun jutaan tahun yang lalu. Artinya, jika energi atau bahan bakar ini tidak ingin habis atau punah di masa depan, kita harus memulai suatu rekayasa untuk menghasilkan energi yang serupa. Atau pemikiran yang kedua adalah bagaimana kita berusaha mengeksplorasi sumber – sumber energi yang terbarukan (mudah diperbaharui dengan cara yang relatif mudah dan waktu yang relatif singkat). Karena hidup kita bukanlah untuk hari ini saja. Tapi kehidupan keturunan, anak, dan cucu kita juga menjadi bagian penting untuk kita pikirkan.
Maka, marilah kita semakin bijak di dalam penggunaan sumber – sumber energi yang ada hari ini. Mari kita kendalikan pemakaian teknologi yang kita pakai. Berkendara dengan cermat (sehingga setiap tetes bahan bakar tidak terbuang percuma), penggunaan listrik hemat dan secukupnya, atau kegiatan-kegiatan lain yang bisa mendukung pelestarian energi dan proses eksplorasi energi terbarukan. Sehingga hidup kita dan keturunan kita akan tetap hidup mudah di masa yang akan datang. (AA)
kata populer:
- alat token listrik
- hemat energi
- hemat listrik
- kompor gas hemat energi
- trik hemat listrik token
